Manusia pada hakikatnya
adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain disekitarnya.
Multikulturalisme yang ada di Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia mempunyai
banyak keragaman dan kekayaan yang sangat membutuhkan solidaritas antar sesama
umat manusia demi tercapainya kehidupan yang harmonis. Mengacu pada negara
Indonesia yang mempunyai budaya beraneka ragam, agama yang diakui dan suku yang
bermacam-macam, berbicara tentang solidaritas antar umat manusia rasanya sudah
biasa. Solidaritas yang pada umumnya adalah kata yang dipakai untuk
mempersatukan dan menyamakan perbedaan disekeliling kita pun, sudah mulai
pudar. Perpecahan diantara umat manusia semakin bertambah banyak jika tidak ada
solidaritas yang dimulai dari dalam diri. Perasaan solidaritas, senasib
seperjuangan, setia, sifat satu rasa yang solider diberbagai macam kalangan,
sangat minim dan banyak dilupakan demi kepuasan diri sendiri atas kepentingan
pribadi.
Solidaritas itu penting
karena sangat mempengaruhi perubahan sosial budaya. Perubahan sosial yang
mencakup sikap setiap orang dan kondisi suatu lingkungan yang didominasi oleh
perbedaan, dan perbedaan budaya yang menyebabkan solidaritas itu sendiri hilang
seiring berjalannya waktu, dari generasi ke generasi karena tidak diterapkan
dalam kehidupan sehari-hari ketika menghadapi perbedaan. Menciptakan keadaan
sosial yang teratur dan satu, merupakan tujuan dari solidaritas. Perbedaan yang
ada disekitar kita bukan untuk ditertawakan dan diasingkan, namun disitulah
peran penting solidaritas, yaitu menyamakan dan mempersatukan perasaan
toleransi. Peran penting solidaritas dapat diukur keberhasilannya jika
solidaritas dapat menciptakan kesatuan dan kesamaan perjuangan dalam masyarakat.
Hal-hal yang terjadi jika
tidak ada solidaritas disekitar kita adalah timbulnya stereotype, prasangka,
dan primordialisme. Mempertahankan apa yang menurutnya paling baik, tidak mau
membuka diri dan selalu mencaci maki golongan lain, adalah contoh hal-hal yang
berpotensi akan terjadi jika tidak dilandasi oleh solidaritas.
Solidaritas antar manusia
sudah harus diterapkan dari semenjak dini. Mengingat pentingnya solidaritas
yang mengatasnamakan perbedaan dapat memperkaya relasi, budaya dan persatuan,
maka solidaritas harus diusahakan dan dipertahankan. Cara untuk membangun
solidaritas dari yang paling sederhana adalah menghormati orang yang sedang
beribadah, mengucapkan selamat kepada orang yang merayakan hari raya, dan tidak
memilih-milih teman. Saling menghargai terhadap orang yang tidak sesuku,
berbeda kepercayaan dan status, juga sangat ditekankan dalam hal solidaritas.
Kesadaran dari dalam diri setiap manusia juga merupakan salah satu faktor yang
paling penting untuk menciptakan solidaritas.
Berbicara tentang
solidaritas mungkin merupakan hal yang sangat mudah dilakukan oleh banyak
orang, tetapi setelah kita mengerti betapa pentingnya solidaritas itu
dikehidupan kita, sudah selayaknya kita mengusahakan agar solidaritas itu tetap
ada dan tidak hilang. Faktor-faktor yang mendukung adanya solidaritas dari
dalam diri hendaknya ditumbuh kembangkan menjadi suatu kebiasaan yang positif.
Solidaritas tidak hanya sebatas teori saja yang memiliki tujuan dan peranan
penting dalam kehidupan setiap orang, melainkan juga suatu praktik yang
bersifat rendah hati, tulus dari dalam diri dan terus-menerus. Hendaknya setiap
orang yang mencintai perbedaan dan orang yang selalu menutup diri terhadap
perbedaan, dapat mengaplikasikan solidaritas antar orang lain, sehingga tujuan
dari solidaritas itu sendiri tercapai .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar